Mengenal 6 Jenis Bahan untuk Pembuatan Kaos


Dunia fashion mengalami banyak perkembangan, terutama busana untuk para kaum muda. Seakan tidak puas hanya dengan desain yang pabrik berikan, Anda kini bisa melakukan custom t-shirt sesuai selera. Memiliki kaos seperti ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri, karena desainnya sangat personal. Bahkan bisa dibilang, memiliki kaos dengan desain rancangan sendiri akan menjadi salah satu identitas Anda.



Untuk bisa custom kaos, Anda bisa mendatangi beberapa vendor dengan kualitas t-shirt printing terbaik. Perkembangan teknologi, kini, turut meramaikan dunia fashion, sebuah desain atau gambar dapat dicetak dengan mudah di permukaan kaos.

Jenis-Jenis Bahan kaos

Terdapat banyak jenis bahan di pasaran yang digunakan untuk custom t-shirt, mulai dari full katun maupun campuran. Bahan-bahan tersebut dibedakan berdasarkan rajutan maupun tingkat kelenturan. Berikut ini adalah jenis-jenis bahan yang sering dijadikan kaos.

1.       Katun Combed
Katun combed murni terbuat dari 100% serat kapas alami, sehingga memiliki ciri-ciri tekstur halus, nyaman, dingin, dan menyerap keringat. Serat benang katun combed lebih rata dan halus, sehingga bentuknya halus, rapi, dan rata. Terdapat dua jenis kain combed yang beredar di pasaran, antara lain kain 20s dan 30s. Kain 20s memiliki bahan lebih tebal daripada kain 30s. Kain combed paling sering dijadikan kaos, bahkan bisa dibilang bahan ini adalah favorit distro untuk membuat t-shirt printing.
Bahan katun combed 20s telah memenuhi standar kaos yang bagus, karena terasa nyaman dan halus saat dikenakan. Namun jika Anda menyukai bahan yang lebih tipis, katun combed 30s bisa menjadi alternatif.

2.      Katun Carded
Bisa dikatakan bahwa kain katun carded merupakan katun combed KW 1, karena memiliki serat benang kurang halus. Hasil rajutan katun carded kurang halus dan kurang rata. Maka tidak heran jika bahan yang satu ini lebih murah harganya. Anda dapat menemukan bahan ini pada kaos-kaos yang dijual di toko maupun pasar dengan harga lebih murah.

3.      Katun Teteron
Kaos dengan bahan katun tetoron terbuat dari kombinasi dua bahan, yakni 35% katun dan 65% teteron. Meskipun tidak 100% berbahan katun, kualitasnya cukup bagus karena masih terasa lembut saat dipakai. Dengan keunggulan kualitas dan harga yang murah, bahan satu ini juga banyak digunakan dalam pembuatan kaos baik dengan teknik sablon manual, digital, maupun DTG.
4.      Viscose  
Bahan Viscose terbuat dari serat sintetis selulosa organik (buatan) yang memiliki tekstur mirip dengan kapas. Selain berguna sebagai bahan penambah tingkat kenyamanan serat sintetis, bahan ini juga membuat warna bahan menjadi lebih cerah. Kelebihan lain serat viscose adalah memiliki tingkat kelembapan yang tinggi dan lebih lembut. Sayangnya, kain berkualitas ini jarang beredar di pasaran serta memiliki harga terbilang mahal.
5.      Polyester
Polyester merupakan bahan yang terbuat dari serat sintesis—ester (hasil sampingan olahan minyak bumi), berupa serat fiber poly. Bahan ini memiliki karakteristik agak kasar, tipis, dan kurang menyerap keringat, maka akan gerah saat dikenakan.
6.      Hyget
Bahan yang satu ini sangat tipis dan terbuat dari plastik, maka tidak heran jika memiliki harga yang sangat murah. Bahan yang satu ini cocok saat Anda ingin membuat kaos dalam jumlah besar namun dana yang dimiliki sangat minim. Bahan seperti ini akan sering Anda jumpai pada kaos-kaos partai.
Itulah enam bahan yang sering dijadikan custom t-shirt oleh distro maupun vendor. Anda dapat memilih bahan sesuai dengan kebutuhan maupun budget yang tersedia. Misalnya untuk t-shirt printing, bahan yang paling sering digunakan adalah katun combed, karena memiliki kualitas bagus dan harga terjangkau.

Post a Comment

0 Comments