Perencanaan Media Iklan

 
Perencanaan media iklan sangat penting dilakukan karena akan menentukan keberhasilam dalam promosi. Perencanaan media iklan membantu kita memahami mengapa beberapa media dipilih atau beberapa lainnya tidak dan bagaimana media tersebut dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

Jika tida memiliki perencanaan media iklan yang jelas, para produsen akan mengalami resiko kegagalan bahwa kegiatan promosi dan periklanannya hanya sekedar penghamburan dana namun tidak memberikan hasil yang diharapkan.

Untuk itu, menjadi sangat penting untuk memahami konsep-konsep dasar dalam perencanaan media iklan sebelum memutuskan beriklan.

Pemilihan media iklan dalam menyampai pesan memegang peranan penting dalam proses komunikasi. Pesan tidak akan sampai ke konsumen jika tidak ada media. Oleh karena ¡tu, memilih media yang tepat akan sangat menentukan apakah pesan yang ingin disampaikan kepada kelompok sasaran sampai atau tidak. 
  1. Perusahaan harus menentukan siapa target konsumen yang akan dituju. Target konsumen bisa dikelompokkan berdasarkan kelompok demografis, seperti umur, pendidikan, pendapatan, jumlah keluarga, dli. 
  2. Perusahaan perlu melihat kapan iklan ditayangkan atau disampaikan kepada target konsumen. Setiap perbedaan waktu mempunyai karaketristik yang berbeda- beda. 
  3. Perusahaan harus mempertimbangkan biaya periklanan seefisien mungkin dari segi biaya untuk memenuhi tujuan lainnya. 
  4. Perusahaan harus menentukan jumlah frekuensi waktu rata-rata penayangan iklan ke target konsumen.
Diperlukan tiga tahap pengambilan keputusan mengenai pemilihan media dalam beriklan:
  1. Pimpinan harus menetapkan jenis-jenis umum media yang akan digunakan, haruskah digunakan surat kabar, televisi, majalah, atau media sosial.
  2. Jika salah satu yang dipilih, apakah harus digunakan jenis bidang khusus, misalnya keluarga atau umum.
  3. Penentu media harus ditetapkan, media apa yang akan digunakan.
Para ahli ekonomi dalam penelitian-penelitiannya, sering mengaitkan antara iklan dan permintaan produk. Terdapat tiga pemikiran yaitu persuasif, informatif, dan komplementer.
 
Persuasif, iklan dipandang perlu untuk merayu pembeli. Dampaknya iklan akan mempengaruhi permintaan atau tingkat penjualan melalui perubahan selera dan meningkatkan loyalitas konsumen terhadap merek.
 
Informatif, yang termasuk kelompok ini percaya iklan berperan secara konstruktif. Informasi yang tersebar akan menggeser dan meningkatkan demand. Kegiatan ini dilakukan untuk memudahkan produk yang diiklankan masuk ke dalam pasar.
 
Komplementer, pemegang aliran ini percaya bahwa iklan mempengaruhi permintaan dengan mendongkrak kepuasan konsumen. Iklan diciptakan untuk meningkatkan kebanggaan ketika mengkonsumsi produk.

Baca juga:


Perencanaan media iklan adalah hal mutlak yang harus dilakukan perusahaan sebelum melakukan periklanan. Semoga informasi ini bermanfaat.

Post a Comment

0 Comments