Cara Mengembangkan Usaha Jamur Tiram

Usaha Jamur Tiram
Setiap pengusaha, tentu membutuhkan strategi cara mengembangkan usaha yang dimilikinya. Jika cara yang digunakan tepat, maka tidak menutup kemungkinan usaha yang dirintis akan membuahkan keuntungan yang besar.

Salah satu usaha yang dianggap potensial dan tidak pernah mati adalah dalam bidang kuliner. Banyak sekali jenis usaha kuliner yang bisa digeluti oleh Seseorang. Diantaranya adalah usaha jamur tiram.

Karena itu saya akan fokus memberikan sedikit tips atau strategi cara mengembangkan usaha jamur tiram, maka perhatikan tiga hal penting di bawah ini.

a. Segmentasi

Segmentasi bisa diartikan sebagai upaya memilih jenis pelanggan yang akan dibidik. Tujuan utama segmentasi adalah fokus untuk mencapai sasaran. Namun, segmentasi bukan berarti pembatasan terhadap sasaran market.

Segmentasi lebih tepat disebut sebagai upaya untuk mencapal tujuan pemasaran lebih terarah. Ingat, sebuah usaha tidak dapat melayani seluruh konsumen apalagi cakupan industri makanan begitu besar.

Setiap hari jutaan penduduk Indonesia membutuhkan makan. Semakin besar konsumen semakin banyak tuntutan. Karena itu, Anda harus menentukan target konsumen tertentu agar usaha tersebut terarah.

Usaha olahan jamur tiram perlu mengidentifikasi sasaran pasar (segmen) yang akan dilayani. Dengan kata lain, Anda sebaiknya memilih konsumen yang paling mungkin membeli produk. Konsumen yang “kurang mungkin” sebaiknya Anda tinggalkan terlebih dahulu.

Fokuslah pada satu jenis pelanggan untuk mempercepat pemasaran dan lebih aman. Apalagi jika usaha yang Anda jalani memiliki modal sangat minim.

Menentukan segmentasi pasar perlu diketahui beberapa variabel segmentasi sebagai berikut:

Faktor geografis. Usaha olahan jamur tiram sebaiknya disesuaikan dengan kondisi geografls tempat operasional. Beberapa daerah sentra penghasil jamur tiram sering kali dibarengi munculnya kafe yang menyediakan aneka masakan jamur.

Faktor demografis. Faktor ini terkait dengan wilayah tertentu, misalnya wilayah kabupaten, kota, atau desa. Pasar dibagi lagi berdasarkan variabel demografis yang dominan untuk olahan jamur, yaitu faktor usia, jenis kelamin, generasi, dan kelas sosial.

“Segmentasi pasar berguna agar usaha terarah, mempercepat pemasaran, dan lebih aman.”

b. Diferensiasi (Keunggulan Produk)

Cakupan usaha makanan sangat besar karena menyangkut hajat hidup orang banyak. Setiap hari setiap orang butuh makan sehingga banyak pelaku dan mudah dilakukan oleh siapa saja.

Usaha olahan jamur merupakan salah satu usaha makanan yang memiliki persaingan ketat. Karena itu, sangat penting untuk menentukan keunggulan produk yang Anda jual agar tidak terjebak dalam persaingan.

Diferensiasi adalah sebuah tindakan yang merancang perbedaan berarti sehingga berbeda dari tawaran pesaing. Dalam persaingan yang sangat ketat, diperlukan perbedaan yang nyata dan benar-benar berbeda (slightly different).

Perbedaan yang jelas membuat posisi Anda Iebih dikenal di mata konsumen. Membuat diferensiasi sangat bervaniasi, tidak hanya menunjukkan keunikan atau perbedaan yang nyata dari olahan jamur yang Anda produksi. Konsumen dapat dengan mudah mengingat dan membedakan produk makanan yang dijual hanya karena “sentuhan” kreatif meski sentuhan yang sangat sederhana.

Cara menentukan diferensiasi pada produk olahan jamur bermacam-macam. Berikut pemaparannya.

1. Perbedaan pada produk. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk membuat perbedaan pada suatu produk adalah merancang perbedaan nyata secara fisik agar berbeda dari pesaing.

Perbedaan produk dapat berupa perbedaan bentuk (misal keripik jamur kondisi utuh dan besar), feature (keistimewaan) yang ditambahkan (misal nuget dari jamur, tetapi kenyal seperti daging ayam), gaya atau style penampilan dan perasaan yang ditimbulkan oleh produk bagi pembeli (misal mengemas olahan jamur agar terlihat trendy dan handy atau mudah dipegang), dan perbedaan rancangan atau perbedaan yang meletakan fungsi rancangan sehingga makanan yang dijual mudah diproduksi dan didistribusikan, enak dilihat, mudah dimakan, serta mudah dibuang.

2. Perbedaan pada pelayanan. Jika tidak berhasil mencari perbedaan signifikan pada produk, langkah selanjutnya adalah mencari perbedaan pada pelayanan agar mampu menambah mutu produk (makanan) Anda.

3. Perbedaan pada personalia. Artinya, Anda menciptakan keunggulan kompetitif yang kuat dengan mempekerjakan orang yang Iebih ahli daripada pesaing.

Misalnya, mendidik karyawan lebih ramah dan lebih pintar dan pesaing, lebih cepat menyiapkan makanan, atau lebih cekatan menyiapkan pesanan pelanggan.

4. Perbedaan dalam menciptakan citra atau image. Setiap pembeli memiliki persepsi tersendiri terhadap makanan yang dijual. Image yang baik harus berfungsi untuk menyampaikan nilai atau ciri makanan yangAnda prod uksi. Buatlah citra yang dapat menimbulkan perasaan emosional dan berbeda dengan cara pesaing.

Jika image olahan jamur adalah segar, lezat, dan renyah, maka harus disampaikan lewat simbol, media, perilaku karyawan, dan lambang-lambang yang paling cocok.

Anda perlu memikirkan lambang, media iklan yang akan digunakan (brosur, radio, televisi), suasana yang Anda bangun (interior dan exterior), dan event atau peristiwa yang sering Anda ikuti (seperti acara hari anak, hari ibu, dan hari kemerdeakaan.

c. Positioning

Setelah melakukan segmentasi dan diferensiasi, sangat penting bagi Anda untuk menentukan posisi produk yang Anda jual kepada calon pembeli. Positioning adalah sebuah tindakan merancang tawaran dalam benak konsumen sehingga terlihat berbeda dan produk Iainnya.

Pembeli dibuat merasakan kesan khusus saat menikmati jamur olahan Anda.

Perlu Anda ingat bahwa positioning bukan sesuatu yang Anda lakukan dengan usaha, tetapi menempatkan kesan makanan dalam pikiran konsumen. Misalnya menjual nuget jamur sehat sehingga konsumen mengenal produk Anda sebagai salah satu makanan sehat kaya akan serat.

Itulah sedikit tips atau strategi cara mengembangkan usaha jamur tiram yang mungkin dapat membantu Anda dalam melakukan strategi pemasaran untuk menghadapi persaingan bisnis yang ketat. Semoga bermanfaat.

Post a Comment

0 Comments