Manfaat Wudhu Sebagai Pengobatan Medis

Wudhu merupakan suatu bentuk ritual yang mengawali ibadah sholat yang akan dilakukan oleh para kaum muslim di seluruh dunia. Wudhu sendiri merupakan salah satu cara menyucikan diri, yang terdapat dalam kitab suci Al-quran. Wudhu dilakukan oleh kaum Muslim dengan menggunakan air suci sebagai media melakukannya. Wudhu sendiri bukan hanya sebagai sarana menyucikan diri namun memiliki manfaat yang lebih luas. Manfaat yang diperoleh tidak hanya dilihat dari segi unsur spiritualitas dan unsur keagamaan saja, namun juga manfaat yang diperoleh secara universal dari ritual wudhu itu sendiri.  
 
Mokhtar Salem dalam bukunya Prayers: a Sport for the Body and Soul (Olahraga untuk jasmani dan Rohani) menjelaskan bahwa wudhu bisa mencegah kanker kulit. Jenis kanker ini lebih banyak disebabkan oleh bahan-bahan kimia yang setiap hari menempel dan terserap oleh kulit. Cara paling efektif mengenyahkan risiko ini adalah membersihkannya secara rutin. Berwudhu lima kali sehari adalah antisipasi yang lebih dari cukup.

Menurut Salem, membasuh wajah meremajakan sel-sel kulit muka dan membantu mencegah munculnya keriput. Selain kulit, wudhu juga meremajakan selaput lendir yang menjadi gugus depan pertahanan tubuh. Peremajaan menjadi penting karena salah satu tugas utama lendir ibarat membawa contoh benda asing yang masuk kepada dua senjata pamungkas yang sudah dimiliki, manusia secara alami, yaitu limfosit T (sel T) dan limfosit B (sel B).

Keduanya bersiaga di jaringan limfoid dan sistem getah bening dan mampu menghancurkan penyusup yang berniat buruk terhadap tubuh. Bayangkan jika fungsi mereka terganggu. Sebaliknya, wudhu meningkatkan daya kerja mereka. Pintu masuk lain yang tak kalah penting adalah lubang hidung. Dalam wudhu disunatkan menghirup air dari hidung dan dikeluarkan lewat mulut. Cara ini adalah penangkal efektif ISPA (Infeksi Saluran Pernapasan Akut), TBC, dan kanker secara dini. (www.bisnis-syariah.com)

Post a Comment

0 Comments